Berhenti Mencaci Indonesia

Hampir setiap hari, setiap orang, mencaci maki Indonesia.

Merapalkan serapah benci, kutukan penuh isi dan penyesalan tiada terperi.

Mempertanyakan betapa sial diri terlahir di negeri ini. Negeri di mana demokrasi masih sekedar basa basi. Negeri yang menjungkir balikkan akal sehat, menipiskan iman, mendewakan penampilan kasat mata, dan negeri yang kebodohan dan kesombongan pemimpinnya jadi hiasan.

Di Indonesia, karunia yang ada di dalam tanahnya justru menjadi kutukan bagi manusia di atasnya. Dan kembali cacian terlontar untuk itu.

Di Indonesia, warga mati diisi peluru yang mereka beli dari uang pajak mereka sendiri, dan kembali tangisan darah mengiringi serapah.

Di Indonesia, sejak kecil anak diajar menilai diri sendiri melalui angka-angka tak berarti, dan dipaksa melupakan fitrah nurani imajinasi. Dan untuk itu, kembali penyesalan terlahir di negeri ini.

Di Indonesia, Hampir setiap hari, setiap orang, mencaci maki.

Tapi…

Sudahkah kita mendoakan Indonesia?

Seberapa sering dalam sujud kita terbersit Indonesia?

Setinggi apa tadahan tangan kita di tahajud malam yang dikhususkan untuk Indonesia?

Masuki Masjidmu, Gerejamu, Puramu, Wiharamu, Kuilmu, Hatimu, dan tanyakan, doa apa yang pernah ada di sana untuk Indonesia?

Tidak malukah kita, mencaci Indonesia, yang dititipkan kepada kita, dengan segala kekurangan dan kelebihannya, namun tetap setia membiarkan kaki-kaki kotor kita menginjak tanahnya, paru-paru kita diisi udaranya, bahkan dua pertiga tubuh kita dibangun dari airnya.

Maka malam ini, saya ingin berdoa, untuk Indonesia…

Ya Allah, tuhan pencipta Indonesia
Ampuni saya, yang alpa mengingat, betapa Engkau membenci caci maki
Ampuni saya, yang lupa janji-Mu untuk selalu mendengar Do’a kami

Ya Allah, berilah Indonesia kedamaian sebenarnya
Lindungi manusianya dari segala bencana, bencana dari alam, maupun dari mereka sendiri

Ya Allah, berilah Indonesia keadilan sebenarnya
Jadikan Indonesia tempat semua lidah berani mengatakan yang benar adalah benar, dan yang salah adalah salah

Ya Allah, berilah Indonesia pemimpin yang bijaksana
Jauhkan Indonesia dari pemimpin yang hanya bermodal pesona.
Turunkan hambamu yang mewarisi kebijakan Sulaiman, kearifan Ibrahim, cinta kasih Isa, keteguhan Musa, kesabaran Ayub, dan menteladani Muhammad sebagai pemimpin Indonesia.

Ya Allah, hindarkan anak-anak Indonesia dari segala kebodohan dan kebencian, jauhkan dari pengaruh buruk para tua, namun biarkan mereka belajar menjadi dewasa dalam arti sesungguhnya.

Ya Allah, berikan saya petunjuk, untuk menjadikan Indonesia, lebih baik…

Amin

Caci maki, sumpah serapah dan umpatan yang kita lontarkan setiap hari, akan menyatu di udara, menuju langit, menjadi doa yang buruk bagi Indonesia. Karena itu, mulai saat ini, mari belajar untuk berhenti mencaci Indonesia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *